Press "Enter" to skip to content

Tag: Kiper timnas u 19

Kiper Timnas U 19, Salah Satunya Menjadi Kiper Tertinggi di Indonesia

Kiper merupakan benteng terakhir dalam sepak bola. Bagi Kiper, pengalaman dirasa menjadi faktor penting melatih reflek dan membaca arah bola, sehingga pelatihan sejak dini sangat diperlukan. Garuda muda yang baru saja menjalankan pelatihan selama tiga pekan di Spanyol, menunjukkan perkembangan positif. Namun, siapakah kiper Timnas u 19, si benteng terakhir garuda muda? Berikut ulasannya!

1. Muhammad Adisatryo

Penjaga gawang bernama lengkap Muhammad Adisatryo ini lahir di Jakarta, 7 Juli 2001, dengan tinggi badan, 1,79 meter. Adi saat ini membela klub asal Sumatera, PSMS Medan. Total, Adi telah melakukan 7 pertandingan bersama garuda muda. Adi melakukan debut pada 5 September 2020, kala itu bertandang melawan Bulgaria U19 dengan kekalahan 3-0.

Adisatryo menjadi penjaga gawang utama Timnas U-19 saat ini. Bahkan, di bawah asuhan Shin Tae-yong, Muhammad Adisatryo masuk dalam daftar pemain yang dipanggil untuk Kualifikasi Piala Dunia 2022. Pemanggilan ini menjadikan Adi sebagai pemain termuda dalam daftar 34 pemain. Dalam skuad senior, Adi dipercaya untuk bersaing dengan Andritany, Nadeo, dan Muhammad Riyandi.

2. Erlangga Setyo

Pemain bernama lengkap Erlangga Setyo Dwi Saputra, saat ini membela klub Persib Bandung. Lahir, 16 April 2003, Erlangga memiliki tinggi 1,92 meter. Debut bersama garuda dilakukan pada tanggal 25 September 2020. Garuda muda saat itu bertandang melawan Bosnia U19, dan berakhir kalah 0-1. Erlangga berusia 17 tahun 5 bulan 9 hari pada saat debut.

Dalam daftar Kiper timnas u 19, Erlangga merupakan yang termuda saat ini. Namun, secara postur Erlangga menjadi yang tertinggi dan disebut-sebut sebagai salah satu yang tertinggi di Indonesia. Erlangga juga pernah memboyong beberapa penghargaan, yaitu, Kiper Terbaik Piala Menpora tahun 2017, Kiper Terbaik Badan Liga Sepakbola Pelajar Indonesia Jawa Timur, dan Beasiswa Belajar PSSI di Inggris.

3. Yofandani Damai Pranata

Yofandani Damai Pranata merupakan kiper kelahiran Semarang, 9 April 2001. Penjaga gawang ini, kini membela PSIS Semarang. Sebagai penjaga gawang, Yofandani memiliki tinggi badan 1,82 meter. Meskipun masuk dalam daftar ini, namun, Yofandani tidak terdaftar dalam pemusatan latihan Garuda Muda di Spanyol Desember lalu.

Yofandani masuk dalam pemusatan latihan di Kroasia pada bulan Agustus 2020 lalu. Dalam level klub, PSIS menganggap kualitas Yofandani layak dan diprioritaskan dalam skuad U20 bahkan senior. Yofandani dianggap sebagai pemain yang ketiban durian runtuh, setelah akhirnya masuk skuad Timnas U 19 dalam pelatihan terpusat di Kroasia. Hal ini karena Ernando Ari dan Risky Muhammad cedera kala itu.

4. Pualam Bahari

Penjaga gawang Garuda Muda selanjutnya adalah Pualam Bahari, pemain yang memperkuat Borneo FC. Pualam Bahari merupakan kelahiran 11 Mei 2002 (18 tahun) di Cirebon, dan memiliki tinggi badan 1,75 meter. Pemain ini menjadi salah satu kiper yang masuk daftar pemain yang dibawa Shin Tae-yong dalam pemusatan Garuda Muda di Spanyol.

Pualam sebelumnya pernah memperkuat Timnas U16 dalam ajang Piala AFF U-15 2017. Sebelumnya, Pualam juga masuk dalam skuad yang menjalani pemusatan latihan di Jakarta, November 2020 lalu. Penjaga gawang ini juga mengaku tidak akan menyia nyiakan kesempatan setelah dihubungi langsung oleh asisten pelatih garuda muda, Nova Arianto.

5. Risky Sudirman

Penjaga gawang selanjutnya adalah Risky Sudirman. Pemain ini menjadi bagian dalam skuad timnas u 19, setelah dipanggil oleh Shin Tae-yong pada TC di Jakarta, Oktober 2020. Muhammad Risky Sudirman, pernah membela skuad timnas u17, dan saat ini tengah memperkuat tim Persija Jakarta.

Kiper-kiper tersebut merupakan kebanggaan Indonesia dan perlu dukungan dari masyarakat Indonesia. Sayangnya, pelatihan Garuda Muda di Spanyol harus ditunda lebih awal. Pemusatan latihan dijadwalkan berakhir pada 31 Januari 2021. Tingkat penularan Covid-19 yang meninggi di Spanyol membuat jadwal timnas harus diubah.

Demikianlah kiper timnas u 19 yang tergabung dalam skuad Garuda Muda. Skuad ini harus pulang lebih awal dalam TC di Spanyol pada 13 Januari 2021. Namun, Shin Tae-yong mengaku perkembangan garuda muda tetap menunjukkan hasil positif.