Press "Enter" to skip to content

Month: January 2021

Pemain Asing Persebaya yang Menjadi Bintang di Indonesia

Kompetisi bola di Indonesia sejak era Liga Indonesia hingga Liga 1 terdapat regulasi tentang pemain asing yang memperkuat masing-masing klub. Tidak jarang pemain asing tersebut menjadi pemain bintang bagi klub. Terdapat beberapa pemain asing persebaya yang menjadi bintang di Indonesia. Penasaran siapa nama pemain bintang tersebut? Berikut ulasannya:

1. David da Silva

Pemain asal Brasil ini lahir pada tanggal 12 November 1989. David da Silva bermain di posisi striker. Pemain berumur 31 tahun ini termasuk striker yang tajam, karena selalu mencetak gol lebih dari dua digit dalam dua musim. David da Silva bergabung ke Persebaya pada awal musim 2018 di era Angel Alfredo Vera. Selama dua tahun lebih membela klub Persebaya, David da Silva telah mengoleksi 35 gol dengan 42 penampilan.

2. Makan Konate

Pemain asal Mali ini memiliki tanggal lahir yang cukup unik yaitu 10 November 1991. Pada tanggal tersebut merupakan tanggal yang sangat sakral bagi Indonesia karena memiliki faktor historis. Jadi konate ini dikaitkan oleh Bonek sebagai pemain yang memiliki hubungan yang kuat dengan Persebaya.

Dari hubungan yang kuat tersebut Makan Konate dipercaya untuk menjadi dari Persebaya. Terdapat hal yang unik dari kapten Persebaya ini. Karena Konate terbilang pemain yang baru bergabung musim ini, dan sebelum bergabung ke Persebaya konate memperkuat tim rival yaitu Arema.

Konate yang bermain di posisi gelandang serang ini bergabung bersama Persebaya pada musim 2020. Pemain asing yang memiliki banyak prestasi di Indonesia ini, diharapkan oleh bonek bakal menjadi pemain bintang bagi Persebaya. 

3. Jacksen F Tiago

Pemain asal brasil yang terkenal sebagai pelatih dan pemain ini menjadi idola bagi Persebaya. Selama menjadi pemain Persebaya, Jacksen telah mempersembahkan gelar juara pada musim 1996/1997. Gelar tersebut merupakan gelar pertama bagi Persebaya setelah 9 tahun puasa gelar. Pada musim tersebut juga pemain dengan nomor punggung 18 ini mencatatkan namanya sebagai top skor dengan raihan 26 gol. 

Selama 2 musim memperkuat Persebaya, Jacksen menjadi pemain asing yang mencetak gol terbanyak bagi klub sebanyak 42 gol. Tidak hanya sebagai pemain saja Jacksen f Tiago memperoleh trofi, namun sebagai pelatih juga. Jacksen mampu membawa Persebaya juara pada Divisi satu musim 2003, dan juara Liga Indonesia 2004.

4. Cristian Eduardo Carrasco Gonzalez

Pemain asal chile ini dikenal sebagai pemain yang memiliki selebrasi unik yaitu dengan memakai topeng Spiderman. Pemain yang telah membela beberapa klub di Indonesia ini terkenal sebagai penyerang yang haus gol. Carrasco dikontrak oleh Persebaya tahun 2004 dari klub Persim Maros. Walaupun hanya semusim, namun Carrasco berhasil membawa Persebaya juara Liga Bank Mandiri X pada tahun 2004.

5. Zeng Cheng

Pemain asing persebaya yang menjadi pemain bintang terakhir adalah Zeng Cheng. Pemain yang bermain di posisi kiper ini didatangkan oleh Persebaya ketika usianya 18 tahun. Cheng pindah dengan status pinjaman dari klub Wuhan. 

Pemain berusia 18 tahun ini didatangkan Persebaya karena posisi kiper sebelumnya ditinggal oleh Hendro kartika. Cheng bermain sebanyak 28 laga dan mencetak 14 Clean Sheet bersama klub. Walaupun hanya bermain semusim bagi Persebaya, cheng dikenal oleh Bonek sebagai pemain dengan postur tubuh tinggi.

Walaupun banyak pemain asing yang bermain di Indonesia, tidak semua pemain tersebut tampil gemilang. Label pemain asing selalu identik dengan pemain bintang, namun tidak semua mendapatkan label tersebut. Beberapa pemain asing Persebaya di atas baru dinamakan pemain bintang. Hal tersebut karena beberapa pemain tersebut memiliki kontribusi yang besar bagi klub.

Kiper Timnas U 19, Salah Satunya Menjadi Kiper Tertinggi di Indonesia

Kiper merupakan benteng terakhir dalam sepak bola. Bagi Kiper, pengalaman dirasa menjadi faktor penting melatih reflek dan membaca arah bola, sehingga pelatihan sejak dini sangat diperlukan. Garuda muda yang baru saja menjalankan pelatihan selama tiga pekan di Spanyol, menunjukkan perkembangan positif. Namun, siapakah kiper Timnas u 19, si benteng terakhir garuda muda? Berikut ulasannya!

1. Muhammad Adisatryo

Penjaga gawang bernama lengkap Muhammad Adisatryo ini lahir di Jakarta, 7 Juli 2001, dengan tinggi badan, 1,79 meter. Adi saat ini membela klub asal Sumatera, PSMS Medan. Total, Adi telah melakukan 7 pertandingan bersama garuda muda. Adi melakukan debut pada 5 September 2020, kala itu bertandang melawan Bulgaria U19 dengan kekalahan 3-0.

Adisatryo menjadi penjaga gawang utama Timnas U-19 saat ini. Bahkan, di bawah asuhan Shin Tae-yong, Muhammad Adisatryo masuk dalam daftar pemain yang dipanggil untuk Kualifikasi Piala Dunia 2022. Pemanggilan ini menjadikan Adi sebagai pemain termuda dalam daftar 34 pemain. Dalam skuad senior, Adi dipercaya untuk bersaing dengan Andritany, Nadeo, dan Muhammad Riyandi.

2. Erlangga Setyo

Pemain bernama lengkap Erlangga Setyo Dwi Saputra, saat ini membela klub Persib Bandung. Lahir, 16 April 2003, Erlangga memiliki tinggi 1,92 meter. Debut bersama garuda dilakukan pada tanggal 25 September 2020. Garuda muda saat itu bertandang melawan Bosnia U19, dan berakhir kalah 0-1. Erlangga berusia 17 tahun 5 bulan 9 hari pada saat debut.

Dalam daftar Kiper timnas u 19, Erlangga merupakan yang termuda saat ini. Namun, secara postur Erlangga menjadi yang tertinggi dan disebut-sebut sebagai salah satu yang tertinggi di Indonesia. Erlangga juga pernah memboyong beberapa penghargaan, yaitu, Kiper Terbaik Piala Menpora tahun 2017, Kiper Terbaik Badan Liga Sepakbola Pelajar Indonesia Jawa Timur, dan Beasiswa Belajar PSSI di Inggris.

3. Yofandani Damai Pranata

Yofandani Damai Pranata merupakan kiper kelahiran Semarang, 9 April 2001. Penjaga gawang ini, kini membela PSIS Semarang. Sebagai penjaga gawang, Yofandani memiliki tinggi badan 1,82 meter. Meskipun masuk dalam daftar ini, namun, Yofandani tidak terdaftar dalam pemusatan latihan Garuda Muda di Spanyol Desember lalu.

Yofandani masuk dalam pemusatan latihan di Kroasia pada bulan Agustus 2020 lalu. Dalam level klub, PSIS menganggap kualitas Yofandani layak dan diprioritaskan dalam skuad U20 bahkan senior. Yofandani dianggap sebagai pemain yang ketiban durian runtuh, setelah akhirnya masuk skuad Timnas U 19 dalam pelatihan terpusat di Kroasia. Hal ini karena Ernando Ari dan Risky Muhammad cedera kala itu.

4. Pualam Bahari

Penjaga gawang Garuda Muda selanjutnya adalah Pualam Bahari, pemain yang memperkuat Borneo FC. Pualam Bahari merupakan kelahiran 11 Mei 2002 (18 tahun) di Cirebon, dan memiliki tinggi badan 1,75 meter. Pemain ini menjadi salah satu kiper yang masuk daftar pemain yang dibawa Shin Tae-yong dalam pemusatan Garuda Muda di Spanyol.

Pualam sebelumnya pernah memperkuat Timnas U16 dalam ajang Piala AFF U-15 2017. Sebelumnya, Pualam juga masuk dalam skuad yang menjalani pemusatan latihan di Jakarta, November 2020 lalu. Penjaga gawang ini juga mengaku tidak akan menyia nyiakan kesempatan setelah dihubungi langsung oleh asisten pelatih garuda muda, Nova Arianto.

5. Risky Sudirman

Penjaga gawang selanjutnya adalah Risky Sudirman. Pemain ini menjadi bagian dalam skuad timnas u 19, setelah dipanggil oleh Shin Tae-yong pada TC di Jakarta, Oktober 2020. Muhammad Risky Sudirman, pernah membela skuad timnas u17, dan saat ini tengah memperkuat tim Persija Jakarta.

Kiper-kiper tersebut merupakan kebanggaan Indonesia dan perlu dukungan dari masyarakat Indonesia. Sayangnya, pelatihan Garuda Muda di Spanyol harus ditunda lebih awal. Pemusatan latihan dijadwalkan berakhir pada 31 Januari 2021. Tingkat penularan Covid-19 yang meninggi di Spanyol membuat jadwal timnas harus diubah.

Demikianlah kiper timnas u 19 yang tergabung dalam skuad Garuda Muda. Skuad ini harus pulang lebih awal dalam TC di Spanyol pada 13 Januari 2021. Namun, Shin Tae-yong mengaku perkembangan garuda muda tetap menunjukkan hasil positif.

Kiper Timnas Italia, Diantaranya Terbaik di Dunia

Bukan rahasia lagi jika selama ini timnas Italia selalu memiliki penjaga – penjaga gawang terbaik. Bisa dilihat dari masa ke masa, timnas Italia tidak pernah kehilangan sosok kiper yang kemampuannya sampai diakui oleh dunia. Berikut adalah daftar kiper timnas Italia yang beberapa diantara juga terbaik di dunia.

1. Angelo Peruzzi

Angelo Peruzzi merupakan kiper utama timnas Italia di Piala Dunia 1998. Mungkin orang – orang akan meragukan kemampuan Peruzzi dalam menjaga gawang hanya dengan melihat bentuk tubuhnya. Namun Peruzzi  berhasil membuktikan bahwa dirinya bisa menjadi salah satu kiper timnas Italia yang bahkan diakui dunia.

Peruzzi telah mengukir banyak sekali prestasi sepanjang karirnya. Diantaranya memenangkan Liga Champion, dua Coppa Italia, tiga Gelar Liga dan Piala UEFA. Melihat prestasinya maka tidak bisa dipungkiri bahwa Angelo Peruzzi merupakan kiper terbaik di dunia.

2. Dino Zoff

Dino Zoff merupakan salah satu kiper timnas Italia yang berhasil mencetak sejarah justru ketika usianya menginjak usia tiga puluhan. Tidak seperti pemain lain yang kebanyakan menorehkan prestasi  ketika  berusia masih muda. Zoff mengawali karirnya di Udinese kemudian di Mautova dan Napoli,lalu akhirnya di Juventus

Antara tahun 1972 dan 1974 Zoff berhasil mempertahankan rekor tanpa kebobolan dalam Turnamen Internasional yaitu selama 1142 menit. Dalam penampilan ia pernah menduduki peringkat ketiga setelah Paolo Maldini dan Fabio Cannavaro yaitu sebanyak 112 penampilan. Uniknya lagi Zoff merupakan pemain tertua yang menjuarai Piala Dunia FIFA. 

3. Gianluigi Buffon

Gianluigi Buffon merupakan kiper yang bertahan cukup lama menjadi nomor satu di timnas Italia. Dikarenakan kemampuannya yang diatas rata-rata,banyak kiper hebat yang harus kalah bersaing dengan Buffon dalam karirnya.

Pada tahun 2003 Buffon menerima penghargaan sebagai UEFA Most Valuable dan gelar Kiper Terbaik. Ketika pertama kali memulai debutnya di Timnas ,Gianluigi Buffon berhasil membukukan beberapa clean sheet tanpa kebobolan dalam waktu 453 menit  di Piala Dunia 2006. Buffon juga pernah berhasil menorehkan rekor tanpa kebobolan terlama di serie A yaitu selama 974 menit.

4. Francesco Toldo

Francesco Toldo merupakan salah satu penjaga gawang terpopuler di Eropa. Salah satu prestasi Toldo yang paling diingat adalah ketika dirinya mengawal gawang dua klub ternama di Italia sehingga menjuarai pertandingan. Ketika Buffon mengalami cedera di Piala Eropa 2000,Toldo menjadi satu-satunya orang yang menggantikan sang kiper di Timnas.

5. Salvatore Sirigu

Salvatore Sirigu merupakan pesepakbola Italia yang bermain di Liga Seri A sebagai kiper. Sirigu selalu muncul sebagai kiper di timnas Italia menggantikan Buffon ketika sang kiper sedang tidak fit . Beberapa prestasi Sirigu diantaranya pernah berhasil membantu Prancis meraih gelar Liga sebanyak tiga kali. Selain itu Sirigu juga tampil memukau di Piala Dunia 2014 dalam kemenangan Italia atas Inggris dan telah mengumpulkan 24 caps.

Sangat banyak kiper-kiper hebat yang tercatat sebagai kiper timnas Italia. Dan banyak pula dari mereka yang kemampuannya sampai diakui oleh dunia. Hal inilah mungkin yang mendasari kenapa Italia disebut sebagai negara penghasil kiper-kiper terbaik. Hanya saja kualitas-kualitas penjaga gawang Italia tampaknya semakin menurun setiap tahunnya. Jika penurunan kualitas ini terjadi terus menerus,bukan hal yang tidak mungkin jika suatu saat Italia tidak lagi disebut sebagai penghasil kiper-kiper terbaik.

 

Transfer Besar di Awal Musim, Inilah Bursa Transfer Inter Milan Musim 2020/21

Football Club Internazionale Milano atau disingkat Inter Milan merupakan klub sepak bola asal Italia yang bermarkas di Giuseppe Meazza. Inter Milan saat ini tengah berada di posisi 2 klasemen Serie A. Dalam persaingan tentu, dibutuhkan amunisi yang lengkap dan skuad yang mendalam. Bagaimana bursa transfer inter milan musim dingin ini untuk hal tersebut? Simak ulasan berikut!

Transfer Pemain Masuk

Pada transfer musim panas 2020/21, Inter Milan cukup disibukan dengan kedatangan beberapa pemain. Total sekitar €100 juta atau Rp 1.738,16 miliar dikeluarkan selama musim panas tersebut. Beberapa pemain yang saat ini menjadi pemain kunci memang didatangkan secara bebas transfer. Pemain bebas transfer tersebut di antaranya, Georgios Vagiannidis dari Panathinaikos, Alexis Sánchez dari Manchester United, dan Arturo Vidal dari FC Barcelona.

Sementara pemain lainnya didatangkan dengan membayar klausul pelepasan. Pemain termahal adalah Achraf Hakimi dari Real Madrid senilai €40 juta. Pemain-pemain lainnya yaitu, Nicolò Barella dari Cagliari (€28 juta), Stefano Sensi dari Sassuolo (€20 juta), Andrea Pinamonti dari Genoa CF (€8 juta), Darian Males dari FC Luzern (€2.5 juta), dan Aleksandar Kolarov dari AS Roma (€1.5 juta).

Selain itu, terdapat pemain yang juga didatangkan secara pinjaman dan debut dari tim junior. Pemain pinjaman yaitu Matteo Darmian dari Parma. Sedangkan, pemain dari tim junior, Inter U19 adalah Filip Stankovic.

Transfer Pemain Keluar

Dalam transfer pemain keluar, Inter Milan mendapat total sekitar €82.55 juta atau Rp1.434,85 miliar dari penjualan pemain. Salah satu pemain kunci Inter Milan, Mauro Icardi harus dilepas musim ini kepada PSG senilai €50 juta. Ini menjadi pemasukan tertinggi Inter Milan dari hasil penjualan pemain musim ini.

Sementara itu, pemain-pemain lain diantaranya, Andrea Pinamonti ke Genoa (€19.5 juta), Yann Karamoh ke Parma (€8 Juta), Samuele Longo ke LR Vicenza (€400 ribu), Felice D’Amico ke Sampdoria (€400 ribu), Andrea Palazzi ke Monza (€400 ribu), Matteo Rover ke Südtirol (€100 ribu), dan Niccolò Marcellusi ke Carpi (€50 ribu).

Selain itu, terdapat juga pemasukan dari hasil peminjaman pemain dengan biaya tertentu. Pemain tersebut adalah Dalbert ke Stade Rennais (pinjaman dengan biaya €2.5 juta) dan Valentino Lazaro ke Borussia Mönchengladbach (pinjaman dengan biaya €1.2 juta). Sementara itu, terdapat pula pemain yang dilepas secara bebas transfer, yaitu Diego Godín dan Borja Valero.

Transfer Musim Dingin

Pada transfer musim dingin musim 2020/21, sang manajer Antonio Conte sempat menegaskan belum membutuhkan pemain baru. Conte menyebutkan masih percaya skuad yang dimiliki saat ini dapat bersaing dalam gelar juara Serie A. Namun, sejauh ini, Inter Milan justru harus kehilangan beberapa pemain di musim dingin.

Terdapat 3 pemain yang keluar pada bursa transfer Inter Milan musim dingin ini dengan bebas transfer dan pinjaman. Axel Bakayoko lepas secara bebas transfer ke klub asal Serbia, Red Star. Sementara itu, terdapat dua pemain yang dilepas secara pinjaman yaitu Sebastiano Esposito ke Venezia, dan Radja Nainggolan ke Cagliari.

Transfer Mendatang

Terdapat dua transfer mendatang Inter Milan untuk musim depan 2021/22. Matteo Politano merupakan pemain yang dipinjamkan ke Napoli sejak transfer musim dingin lalu. Matteo akhirnya diresmikan dengan biaya €19 juta. Selain itu ada Matteo Darmian pemain pinjaman dari Parma, yang akhirnya diresmikan dengan biaya €2.5 juta oleh Inter Milan.

Demikianlah bursa transfer Inter Milan untuk musim 2020/21. Pengeluaran yang cukup banyak dari Inter Milan pada musim panas cukup membawa efek positif. Sementara itu, apakah kepercayaan diri Conte terhadap skuadnya musim ini dapat berbuah manis. Patut dinantikan di akhir musim.

 

Daftar Pemain Real Madrid Yang Terbaru

Real Madrid merupakan salah satu klub yang sudah terkenal dimana-mana sehingga daftar pemain Real Madrid selalu jadi pertanyaan banyak orang. Jadi jangan heran kalau melihat Real Madrid sering membawa beberapa piala. Hal ini tidak terlepas dari kerja keras para pemain ketika sedang bertanding.

Bukan hanya itu saja, pemain yang dipilih oleh Real Madrid sudah pasti merupakan pemain yang sudah berpengalaman di bidangnya. Jadi, jangan khawatir tentunya Real Madrid memilih pemain yang berpengalaman dan sudah ahli. Buat yang mau tahu siapa saja pemain yang beruntung itu maka bisa langsung lihat di bawah ini:

1. Thibaut Courtols

Thibaut Courtols merupakan salah satu pemain yang lahir di Bree, Belgia. Pemain asal Belgia ini sekarang bergabung ke Real Madrid sebagai penjaga gawang. Bahkan masuk ke daftar pemain Real Madrid pada musim tahun ini. Selain itu, pemain ini juga meraih banyak penghargaan seperti piala super Spanyol, sarung tangan emas dan banyak lainnya.

Perjalanan karirnya dimulai pada tahun  2008-2011 dengan bergabung ke Genk. Kemudian pada 2011-2014 maka mulai masuk ke Atletico De Madrid. Setelah itu, pemain ini juga bergabung ke Chelsea pada musim 2014-2018. Dan terakhir bergabung ke Real Madrid pada tahun 2018. Disana pernah melakukan 24 gol serta 24 pertandingan yang ada.

2. Andriy Lunin

Kali ini ada pemain yang berasal dari Ukraina, pemain ini lahir di Krasnograd tepatnya di Ukraina. Pemain ini lahir pada 11 Februari 1999. Dengan posisi sebagai penjaga gawang saat bergabung bersama Real Madrid. Selama bergabung ke Real Madrid maka Andriy Lunin pernah meraih beberapa penghargaan seperti 1 Piala dunia U-20 serta 1 sarung tangan emas piala dunia u-20.

Perjalanan karirnya dimulai pada musim 2016-2017 dengan bergabung ke Dnipro. Setelah itu Andriy Lunin pindah ke Zorya Luhansk pada musim 2017-2018. Pada musim 2018-2019, dirinya mulai masuk ke Leganes. Kemudian pada 2019-2020 mulai bergabung kembali ke Real Valladolid, lalu pindah ke Real Oviedo tahun 2020. Barulah masuk ke Real Madrid.

3. Daniel Carvajal Ramos

Daniel Carvajal Ramos merupakan salah satu pemain yang lahir di Leganes, Madrid. Dirinya sempat meraih beberapa penghargaan selama di Real Madrid. Mulai dari 4 piala dunia antarklub, 4 liga champions uefa, 3 piaa super eropa, 2 piala la liga, 1 piala raja. Ada juga 2 piala super Spanyol dan 1 piala Eropa U-19.

Daniel memulai perjalanan karirnya di Real Madrid, saat itu bergabung di  Alevin B U-11 pada tahun 2002-2003. Kemudian pada tahun 2003-2004 maka mulai masuk ke Alevin A U-12. Lalu pindah ke Infantil B U-13 tahun 2004-2005. Selanjutnya masuk ke Infantil A U-14 pada musim 2005-2006. Setelah itu, Daniel pindah ke Kadet B U-15 tahun 2006-2007.

 

4. Eder Gabriel Militao

Pemain asal Sertaozzinho tepatnya di Brazil ini lahir pada tanggal 18 Januari 1998. Eder Gabriel  merupakan pemain yang memiliki tinggi sekitar 1,86 meter. Jangan salah pemain ini juga memiliki beberapa penghargaan seperti 1 piala la liga, 1 piala super Spanyol dan 1 piala Amerika. Baru bergabung ke Real Madrid sejak tahun 2019.

5. Sergio Ramos Gracia

Pemain ini bernama Sergio Ramos Garcia tetapi lebih dikenal dengan nama Sergio Ramos. Dengan tinggi 1,84 meter saja pemain ini lahir pada 30 Maret 1986 di Camas, Sevilla. Bahkan selama bergabung ke Real Madrid maka pemain ini juga pernah meraih beberapa penghargaan. Mulai dari liga champions uefa, piala dunia antar klub, piala super Eropa, piala la liga dan lainnya.

Kehadiran para pemain ini diharapkan bisa memperkuat lini pertahanan dari Real Madrid. Bukan hanya itu saja Real Madrid juga selalu memberikan daftar pemain Real Madrid setiap tahunnya. Apalagi setiap pemainnya juga memiliki kemampuan yang beragam. Kalau mau tahu bagaimana aksi setiap pemainnya maka langsung saja lihat pertandingannya. 

 

 

Daftar Pemain Skuad Manchester United Terbaru

Manchester United merupakan salah satu klub yang sudah terkenal di berbagai kalangan. Apalagi kalau mau tahu ternyata sudah ada skuad Manchester United terbaru. Tentunya tak sembarang orang bisa terpilih, melainkan hanya orang yang sudah ahli saja. Biasanya pihak klub akan melihat terlebih dahulu kemampuan setiap calon pemainnya.

Jangan salah ada banyak sekali beberapa orang yang dipilih oleh Manchester United untuk beberapa posisi di sebuah tim. Ada banyak posisinya mulai dari kiper, bek kanan, bek kiri, bek tengah, penyerang, gelandang dan lainnya. Kalau mau tahu siapa saja orangnya makanya bisa langsung lihat saja di dalam artikel ini. Bagaimana? Penasaran?

1. David De Gea Quintana

David De Gea atau kalau nama lengkapnya yaitu David De Gea Quintana merupakan pemain yang lahir di kota Madrid, Spanyol. Pemain ini juga terpilih menjadi salah satu skuad manchester united terbaru, memang tidak salah apalagi pengalamannya juga mumpuni. David De Gea biasanya mendapatkan gaji sekitar 10,4 juta GBP sejak tahun 2019.

2. Lea Anderson Grant

Lea Anderson Grant merupakan salah satu pemain asal negara Inggris, pemain ini terpilih menjadi penjaga gawang di Manchester United. Pemain kelahiran 1983 ini mulai mengawali karirnya sekitar tahun 1998 silam. Bahkan pemain ini bermain di Manchester United dengan nomor punggung 13 sebagai penjaga gawang.

3. Sergio German Romero

Kali ini ada pemain asal Argentina yang bernama Sergio German Romero, pemain ini merupakan pemain yang bermain di klub Manchester United. Pertama kali mengawali karir juniornya dengan bergabung ke klub Almirante Brown. Lalu pertama kali memulai bergabung di karir juniornya ke klub Racing Club. Pemain ini memiliki gaji sekitar 1,2 juta EUR sejak 2012.

4. Dean Bradley Henderson

Pemain yang satu ini dipercaya menjadi kiper atau penjaga gawang di klub Inggris ternama yaitu Manchester United. Jangan salah pemain ini masih muda yaitu sekitar umur 23 tahun yang lahir di Whitehaven, Britania Raya, Inggris. Sebelum bergabung ke MU, maka Dean bergabung ke tim nasional Inggris sejak 8 Oktober 2019.

5. Victor Jorgen Nilsson Lindelof

Kemudian ada pemain yang bernama Victor Jorgen Nilsson Lindelof merupakan salah satu pemain yang berposisi sebagai bek dengan nomor punggung 2. Pemain ini juga ikut di dalam tim nasional asal Swedia sebagai Bek. Walaupun masih muda berusia 26 tahun, pemain ini sudah menikah dengan Maja Nilsson dan anak Ted Louise Lindelof.

6. Eric Bertrand Bailly

Eric Bertrand Bailly merupakan salah satu pemain yang berasal dari Pantai Gading, pemain ini dipercaya menjadi seorang bek tengah. Pemain ini memiliki nomor punggung 3 di Manchester United. Selain itu, Eric merupakan pemain tim nasional Pantai Gading sebagai bek. Bahkan Eric pernah meraih beberapa penghargaan.

7. Phil Jones

Kemudian ada pula pemain yang bernama Phil Jones, Phil merupakan salah satu pemain yang berperan menjadi seorang bek. Pemain ini lahir pada 21 Februari 1992 tepatnya pada kota Preston, Britania Raya, Inggris. Phil Jones merupakan pemain yang memiliki gaji sekitar 2,6 juta GBP, pemain ini sudah menikah dengan Kaya Hall tahun 2017.

 8. Jacob Harry Maguire

Jacob Harry Maguire merupakan salah satu pemain yang juga bermain di Manchester United sebagai bek. Pertama kali memulai karirnya pada tahun 2011, saat itu bergabung dengan klub yang bernama Sheffield United. Dirinya juga sempat bermain di Hull City, kemudian pindah ke klub yang bernama Leicester City.

Manchester United merupakan klub yang terkenal di Liga Inggris. Tak heran kalau banyak sekali beberapa orang yang ingin masuk menjadi skuad Manchester United terbaru. Apalagi pemain yang dipilih memang pemain yang berbakat. Hal ini bisa dibuktikan dengan pengalaman yang telah dijalani selama bergabung ke beberapa klub.

 

Top 5 Stadion Bola Terbaik Di Indonesia

Sepak bola merupakan salah satu cabang olahraga yang paling populer dan banyak diminati di Indonesia. Bahkan cabang olahraga ini secara rutin menggelar berbagai pertandingan bergengsi di stadion bola terbaik di Indonesia. Diantara sekian banyaknya stadion bola di Indonesia terdapat beberapa yang dijadikan tempat untuk menggelar pertandingan tingkat Internasional, yakni seperti:

1. Stadion Utama Gelora Bung Karno

Salah satu stadion bola yang paling bagus di Indonesia urutan pertama ditempati oleh Gelora Bung Karno. Stadion yang terletak di Kota Jakarta ini memiliki kapasitas sangat besar mencapai 110.000 penonton. Stadion bola ini memiliki desain unik yang dirancang langsung oleh mantan presiden pertama Indonesia yang terinspirasi dari Stadion Pusat di Lenin, Moscow.

Tampilan Stadion Utama Bung Karno terlihat tampak harmonis dan ritmis yang memadukan antara model atap temu gelang dengan pilar-pilar penyangga. Seiring dengan perkembangannya stadion ini pernah direnovasi hingga menelan biaya 760 miliar. Bagian-bagian yang direnovasi seperti kursi, sistem pencahayaan yang terintegrasi dengan sistem tata suara dan masih banyak lagi.

2. Stadion Pakansari

Tidak kalah megahnya dengan Gelora Bung Karno. Stadion Bola Pakansari juga digadang-gadang menempati urutan kedua dalam daftar stadion bola terbaik di Indonesia. Pasalnya, selain memiliki kapasitas penonton yang cukup besar mencapai 31.000, stadion ini juga memiliki berbagai fasilitas. Bahkan Stadion Pakansari disebut-sebut sebagai stadion pertama yang berstandar Internasional.

Tidak hanya itu, stadion ini juga dilengkapi dengan berbagai sarana olahraga yang terdapat disekitar arena sepak bola. Sarana atletik tersebut diantaranya seperti lintasan lari, arena lempar lembing serta arena lompat jauh. Karena keunggulan yang dimiliki, stadion Pakansari yang terletak di Bogor ini dipilih sebagai markas Timnas Indonesia.

3. Stadion Gelora Bandung Lautan Api

Jika Bogor punya Pakansari, Bandung juga punya stadion andalannya yakni gelora Bandung Lautan Api. Stadion ini memiliki banyak keunggulan dibandingkan stadion bola di kota-kota lainnya. Stadion bola berkapasitas 30.000 penonton ini terkenal mempunyai rumput dengan kualitas nomor satu di Indonesia.

Tidak hanya itu, semua kursi penonton sudah memakai sistem single seater yang beberapa bagian tahan terhadap api. Fasilitas juga semakin lengkap dengan kehadiran e-board, ruang anti peluru yang digunakan untuk para tamu-tamu penting. Menariknya lagi, stadion ini juga memiliki landasan helikopter. Keren sekali bukan?.

4. Stadion Manahan Solo

Stadion Manahan yang terletak di Kota Solo ini terkenal sebagai markasnya tim musafir di berbagai ajang kompetisi bergengsi di Indonesia. Selain memiliki kapasitas yang cukup besar mencapai 35.000 penonton juga mempunyai berbagai fasilitas keren. Stadion Manahan kini tampilannya semakin menawan setelah direnovasi dengan menelan biaya sekitar 301, 3 miliar.

Setelah direnovasi kondisi stadion ini semuanya serba rapi dan teratur. Mulai dari kursi yang sudah menggunakan sistem single seat yang dilengkapi dengan soket sehingga memudahkan penonton yang ingin mengisi baterai. Karena keunggulannya, stadion ini digadang-gadang menjadi salah satu venue ajang bergengsi seperti Piala AFF 2021.

5. Stadion Maguwoharjo

Selain memiliki Manahan, Provinsi Jawa Tengah juga mempunyai stadion Maguwoharjo yang terletak di Kabupaten Sleman. Stadion Maguwoharjo ini masuk dalam daftar stadion bola terbaik di Indonesia. Pasalnya, stadion ini memiliki kapasitas besar mencapai 40.000 dan dilengkapi dengan berbagai fasilitas canggih.

Menariknya, stadion Maguwoharjo yang sering disebut sebagai “San Siro Min” memiliki bentuk yang mirip seperti markas AC Milan dan Inter Milan di Italia. Bukan hanya memiliki keunggulan dari segi bentuk. Stadion ini juga mempunyai rumput terbaik untuk lapangan bola yakni jenis Zoysia Matrella dan dilengkapi dengan sistem drainase yang keren.

Nah, itulah sederet stadion sepak bola di tanah air yang bertaraf Internasional. Semoga informasi seputar 5 stadion bola terbaik di Indonesia ini bisa menambah rasa kebanggan masyarakat. Terutama bagi para atlet dan pecinta olahraga sepak bola.